Pre-launching Jaziratul Muluk by Sogan Batik

06.00

Hai, Assalamualaikum!


Bulan Agustus lalu, tepatnya tanggal 22, saya dapat undangan Media Gathering dan Pre-launching koleksi terbaru dari Sogan Batik. Memang sih, event ini sudah terlewat begitu lama. Tapi keseruan acara ini rasanya sayang kalau nggak saya bagikan di blog. Sebelumnya sih, event ini udah saya tulis jadi artikel untuk media online ini. Jadi, kamu juga bisa membaca selengkapnya disana juga ya.

Ok, sebelumnya buat teman-teman yang belum tahu, Sogan Batik merupakan produsen batik tulis, batik cap dan baju muslim dari Yogyakarta. Desain Sogan Batik terbilang modern dengan motif yang unik dan penuh makna. Sama seperti produsen fashion lainnya, Sogan Batik juga sering merilis koleksi terbaru dalam beberapa bulan sekali. Dan koleksi yang kemarin dipamerkan mengangkat tema Jaziratul Muluk. Motif kontemporer ini menarasikan pesan sejarah Nusantara dan sejarah Islam dunia dengan memadukan unsur tenun motif Maluku, batik tulis warna cokelat dengan lurik khas Jawa.

Di awal acara, saya disuguhi snack jajanan pasar di meja kayu yang sudah dihias sedemikian rupa. Selanjutnya Mbak Iffah, selaku Co-Owner Fashion & Pattern Sogan Batik, bercerita lebih lanjut mengenai koleksi terbarunya. Tema Jaziratul Muluk rupanya terinspirasi dari perjalanan Ibnu Battuta, seorang pengelana muslim dari Maroko yang sampai ke suatu kepulauan yang kaya akan rempah dan menyebutnya sebagai jaziratul muluk atau jazirah para raja. Kepulauan yang kaya akan rempah tersebut tidak lain adalah Maluku.

Ada empat kerajaan Islam di kepulauan yang ternyata bernama Maluku itu, di antaranya Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan. Rempah-rempah yang menjadi komoditas daerah tersebut antara lain cengkeh dan lada. Komoditas utama dari Maluku inilah yang kemudian menarik para pedagang dari Nusantara maupun asing. Dua jenis rempah-rempah ini selanjutnya jadi inspirasi Mbak Iffah untuk dijadikan sebagai hiasan dekoratif (isen-isen) dalam motif batik tulis pada koleksi Jaziratul Muluk.


Pesona Jaziratul Muluk ditampilan dalam 10 desain, Setiap desain berurutan dan memiliki kisahnya tersendiri, layaknya paragraf demi paragraf dalam sebuah cerita sejarah. Sepuluh desain tersebut resmi dilaunching dalam acara Jogja Fashion Week 2016. Tapi beruntungnya saya bisa mengintip koleksi terbaru Sogan Batik ini lewat acara pre-launching Agustus lalu. Meski hanya menampilkan 4 koleksinya, saya udah dibuat jatuh cinta sama desain dan motifnya. Selain kental akan unsur sejarah Islam, koleksi Jaziratul Muluk ini modelnya ada yang Marlin banget. Ready to wear dengan motif etnik, aduh langsung kebayang deh penampilan saya saat memakai koleksi ini.

Setelah tahu cerita di balik tema Jaziratul Muluk, Mbak Iffah juga mengajak saya untuk praktik membatik secara langsung. Bersama dengan teman-teman blogger lainnya, saya yang paling heboh sendiri karena nggak terbiasa memegang canting. Benar-benar salut deh sama pengrajin batik yang begitu telaten menorehkan lilin dalam setiap motif batik. Dan tentu bukan pekerjaan yang mudah ternyata ya, karena memang butuh banget kesabaran dan konsentrasi tingkat tinggi. Nggak fokus sedikit bisa berantakan deh motifnya, ya nggak?


Udah puas mencoba membatik, selanjutnya saya juga melihat proses pewarnaannya. Motif batik yang udah saya hiasi dengan lilin tadi selanjutnya saya kasih deh ke bapak-bapak yang sudah siap dengan ember berisi pewarna batik. Saya cukup ngeliatin dan nyimak penjelasan bapaknya aja, hehe. Sambil menunggu batik handmade buatan saya kering, saya gunakan waktu luang di sela acara untuk berfoto ria. Dalam acara ini, para tamu undangan diminta memakai dresscode bertema etnik. Semua teman-teman tampil dengan gaya etnik masing-masing, sementara saya sendiri memilih memakai koleksi Sogan Batik terdahulu, yaitu Mataram Legacy.


Saya memadukan atasan dari koleksi Mataram Legacy yang bernama Raden Ayu dengan rok A-line warna hitam, dan jilbab berbahan Diamond Italiano warna hitam. Raden Ayu ini sebenarnya adalah batik asli yang dibuat menjadi model jaket dengan menggunakan material katun. Jaket batik ini jelas menambah kesan etnik pada penampilan saya. Style ini oke banget buat dipakai saat menghadari acara semi formal seperti ini dan yang terpenting tetap membuatku nyaman saat beraktivitas karena emang bahannya yang nggak bikin gerah.


Well, acara pre-launching ini seru banget deh. Sampai-sampai saya lupa kalau udah waktunya untuk berangkat kerja karena saking asyiknya. Last but not least, terimakasih buat Mbak Iffah untuk undangannya dan sukses terus untuk Sogan Batik. Dan buat kamu yang penasaran sama koleksi Sogan Batik, bisa langsung kepo akun Instagram @soganbatik atau berselancar ke website Sogan Batik ya.


You Might Also Like

0 comments

BRILIO.NET

LATEST VIDEOS

Perempuan Punya Karya