Naavagreen Milk Cleanser Review

18.30

Membersihkan wajah jadi salah satu ritual penting yang harus saya lakukan setiap hari. Apalagi kalau lagi pakai makeup, sisa-sisa makeup atau kotoran serta minyak yang menempel di wajah rasanya ingin cepat-cepat saya bersihkan. Biasanya, sebelum mencuci wajah dengan facial wash, saya akan membersihkan wajah terlebih dahulu dengan menggunakan milk cleanser, toner atau micellar water.

Saya sendiri sebenarnya lebih suka membersihkan wajah atau sisa makeup dengan menggunakan milk cleanser ketimbang memakai micellar water. Rasanya lebih puas gitu melihat sisa makeup dan kotoran yang menempel di wajah terangkat sempurna. Tapi, berhubung milk cleanser yang biasa saya pakai ada kandungan paraben dan harus saya hindari selama hamil, saya pun lebih sering memakai micellar water atau olive oil untuk membersihkan wajah serta sisa makeup. Sampai akhirnya saya mendapat rekomendasi untuk mencoba Naavagreen Milk Cleanser.


Sebelumnya, saya sudah mencoba produk facial wash dari Naavagreen dan nggak ada masalah atau menimbulkan reaksi alergi di kulit selama satu bulan pemakaian. Jadi ketika mendapat rekomendasi untuk mencoba produk lain dari Naavagreen, saya pun langsung mengiyakan. Penasaran deh dengan performance produk perawatan wajah lainnya seperti milk cleanser misalnya. Apakah benar-benar ampuh mengangkat kotoran dan membersihkan wajah dari sisa makeup? Ok, let's try and prove it!

Seperti biasa ketika saya mencoba produk kecantikan, entah itu makeup atau skincare, saya akan memakainya terlebih dahulu selama jangka waktu minimal 2 minggu untuk menguji kualitas serta performance produknya. Dan setelah saya mencoba Naavagreen Milk Cleanser selama kurang lebih 2 minggu, seperti apa ya hasilnya? Saya akan review selengkapnya mulai dari packaging sampai bagaimana kemampuan produk ini untuk mengangkat kotoran dan sisa makeup. Cekidot!

PACKAGING


Packaging serta desain Naavagreen Milk Cleanser simple, sama persis seperti packaging Naavagreen Facial Wash. Bentuknya berupa botol pipih yang terbuat dari bahan plastik dan memiliki dua bagian tutup di bagian dalam dan luar.


Untuk bagian dalam menggunakan tutup model flip top dan dilindungi oleh tutup ekstra di bagian luar. Desain tutup seperti ini membuat susu pembersih wajah ini nggak gampang terbuka. Jadi buat teman-teman yang ingin membawa Naavagreen Milk Cleanser bepergian, nggak akan merasa khawatir tutupnya bakalan terbuka bahkan sampai isinya tumpah di dalam tas. Aman deh pokoknya!

TEXTURE

Sama seperti produk susu pembersih lainnya, Naavagreen Milk Cleanser memiliki tekstur krim berwarna putih susu. Tidak terlalu padat tapi juga tidak terlalu cair. Dengan tekstur demikian, proses pembersihan wajah yang dilakukan nggak bikin wajah terasa kering tapi malah lembab. Nggak lengket di kulit dan kesannya ringan.


Naavagreen Milk Cleanser memang mengklaim produknya dapat membuat wajah terasa lembut, lebih bersih, segar dan tetap sehat. Dan ternyata saat saya mencobanya memang membuat wajah saya terasa lebih lembut dan bersih.

COMPOSITION

Meski tekstur setiap produk susu pembersih itu sama, namun yang membedakan adalah bahan aktif yang terkandung di dalamnya. Dan meski Naavagreen Milk Cleanser tak menimbulkan masalah pada wajah dan terbuat dari bahan-bahan alami, saya tetap harus memastikan apakah komposisi dan kandungannya benar-benar aman. Apalagi saya sekarang sedang hamil, bahan-bahan kosmetik maupun skincare yang saya gunakan jadi lebih saya perhatikan. Pasalnya, ada beberapa bahan kimia yang harus saya hindari penggunaannya selama hamil karena dapat mempengaruhi perkembangan janin.

Dan, setelah saya mengamati komposisi Naavagreen Milk Cleanser ternyata ada beberapa bahan kimia yang jadi perhatian. Salah satunya adalah komposisi berakhiran paraben seperti Methylparaben, Ethylparaben, Butylparaben, dan Propylparaben.


Paraben biasa digunakan oleh produsen kosmetik sebagai bahan pengawet supaya lebih tahan lama dan mencegah pertumbuhan jamur, bakteri, dan mikroba lainnya. Menurut penelitian, paraben yang terakumulasi dalam tubuh bisa menimbulkan gangguan pada perkembangan janin. Nah, dengan adanya komposisi tersebut, saya jadi membatasi pemakaian Naavagreen Milk Cleanser.

Tapi sebenarnya, meski Naavagreen Milk Cleanser mengandung paraben tetap tidak perlu merasa khawatir karena susu pembersih ini sudah lulus uji BPOM. Itu artinya kandungan paraben dalam produk tersebut masih sesuai dengan standar kesehatan dan memenuhi syarat sebagai produk pembersih wajah yang aman dijual bebas di pasaran. Meski begitu, nggak ada salahnya bagi ibu hamil seperti saya untuk membatasi penggunaannya bukan?

PLUS & MINUS THE PRODUCT

Setiap produk pembersih wajah yang beredar di pasaran tentu memiliki kelebihan dan kekurangan bukan? Sama halnya dengan Naavagreen Milk Cleanser ini. Dan berikut plus minus dari Naavagreen Milk Cleanser versi saya:

Plus:
  • Harganya murah, hanya sekitar Rp 20 ribu untuk satu botol kemasan 100 gram
  • Bisa dibeli tanpa resep dokter
  • Sudah teregistrasi BPOM
  • Tidak menimbulkan masalah atau reaksi alergi ketika dipakai oleh saya sebagai pemilik kulit wajah cenderung kering
  • Travel friendly, mudah dibawah dan nggak bikin barang bawaan jadi terasa berat

Minus:
  • Ada beberapa komposisi bahan yang perlu jadi perhatian ibu hamil, sebaiknya memang berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan bila ingin mencoba produk ini
  • Hanya tersedia di klinik Naavagreen
  • Desain kemasan terlalu simple dan kurang menarik

TIPS & TRICKS

Saat membersihkan wajah dengan menggunakan milk cleanser, ada beberapa tips dan trik yang biasa saya lakukan.
  1. Oleskan milk cleanser secara merata pada seluruh wajah dengan sedikit gerakan memijat. Gerakan ini akan membantu memperlancar peredaran darah. Tapi buat pemilik wajah berjerawat, tidak perlu melakukan gerakan ini.
  2. Sebaiknya, saat mengangkat sisa makeup dan kotoran di wajah dengan milk cleanser, gunakanlah tisu atau washlap basah yang hangat bukan kapas karena serat kapas yang tertinggal bisa masuk dan menyumbat pori-pori wajah. Akibatnya, wajah jadi mudah timbul komedo dan jerawat, deh.
  3. Setelah menggunakan milk cleanser langsung cuci wajah dengan facial wash baru kemudian toner, jangan terbalik. Saat mengaplikasikan toner bisa menggunakan kapas dengan cara mengusap halus ke seluruh wajah.

OVERALL REVIEW

Overall, selama saya memakai Naavagreen Milk Cleanser dalam waktu 2 minggu, terutama saat membersihkan sisa makeup di wajah, nggak ada masalah atau sampai menimbulkan reaksi alergi. Malahan bikin kulit wajah terasa lebih bersih karena semua sisa makeup, kotoran dan minyak yang tidak bisa diangkat dengan menggunakan sabun biasa bisa terangkat dengan sempurna dengan menggunakan susu pembersih buatan lokal ini. Selain itu milk cleanser dari Naavagreen ini juga membantu mengatasi kulit kering yang sedang saya alami dengan memberikan efek lembab di wajah ketika proses membersihkan wajah dilakukan.


Hanya saja, mengingat saya sekarang sedang hamil, saya harus membatasi pemakaian susu pembersih ini karena ada komposisi bahan yang harus dihindari. Ya meski sebenarnya tidak perlu saya khawatirkan karena produk ini sudah teregistrasi BPOM sehingga aman untuk digunakan. Tapi, buat teman-teman yang sedang tidak hamil, saya sangat merekomendasikan untuk mencoba Naavagreen Milk Cleanser. Apalagi buat yang sudah melakukan perawatan di klinik Naavagreen atau mencoba produk pembersih dari Naavagreen, rasanya kurang lengkap kalau belum mencoba rangkaian produk pembersih lainnya dong ya?

Jadi, semisal buat teman-teman yang sudah mencoba produk facial wash dari Naavagreen, nggak ada salahnya untuk mencoba milk cleanser dan toner dari Navaagreen juga. Karena semua produk pembersih memiliki fungsi berbeda-beda dan akan terasa maksimal hasilnya ketika tidak digunakan secara terpisah. Ya nggak?

Well, sekian review kali ini, semoga bermanfaat yah. Thanks for reading and see you on my next beauty review, bye!






You Might Also Like

0 comments

BRILIO.NET

LATEST VIDEOS

Perempuan Punya Karya