The Body Shop Glam Make Up Collection

17.00

Halo, teman-teman! Apakabar nih?  Oya, Selamat Tahun Baru 2018 ya, semoga tahun ini menjadi tahun yang indah, bahagia, dan penuh berkah. Amin!

Awal tahun 2018 ini, saya mau mengawali postingan blog dengan sharing review produk dari brand kosmetik kesayangan saya sejak kuliah, The Body Shop. Ya, kalau ditanya kenapa alasannya sampai saya sayang banget sama rangkaian produk dari The Body Shop, jawabannya nggak cukup cuma satu. Tapi bagi saya pribadi, setidaknya ada lima alasan yang membuat saya akhirnya sayang dan jatuh cinta dengan produk dari The Body Shop.

Pertama, koleksi produk The Body Shop punya banyak ragam jenis buat laki-laki maupun perempuan, head to toe, mulai dari rangkaian perawatan tubuh (bath & body care), perawatan wajah (skin care), make up, perawatan rambut (hair care), perfume dan lain-lain. Lengkap dan tinggal pilih! Kedua, The Body Shop menggunakan bahan-bahan alami yang berasal dari berbagai negara sehingga aman untuk digunakan. Ketiga, setiap kemasan kosong dari The Body Shop bisa dikembalikan lagi ke semua store untuk di recycle melalui program Bring Back Our Bottle dan saya sebagai member mendapatkan reward berupa poin. Keempat, saat ulang tahun, saya selalu mendapatkan free product dan diskon untuk pembelian produk tertentu. Rasanya seperti mendapatkan kado spesial dari orang kesayangan berupa produk perawatan yang biasa digunakan. Gratis!

Kelima dan yang paling penting adalah The Body Shop membawa label Cruelty Free yang berarti tidak membahayakan atau membunuh hewan. Bisa dari bahan baku yang digunakan atau pada proses pembuatannya. Nggak cuma sekedar pencantuman Animal Cruelty Free, The Body Shop bahkan memiliki label Leaping Bunny. Label ini secara resmi (bukan sekedar klaim) memastikan setiap produk tidak pernah dites pada hewan. Label ini pun berlaku internasional. Alasan kelima ini yang bikin saya makin sayang dan salut dengan komitmen The Body Shop.

Dengan alasan tersebut, makanya saya nggak pernah berpaling untuk menggunakan produk perawatan dari The Body Shop. Saking nggak pernah gonta-ganti atau coba-coba produk dari brand lain, teman-teman kuliah pun sampai hafal kalau saya jadi konsumen setia The Body Shop dan banyak dari mereka yang akhirnya bertanya mengenai produk yang saya gunakan dan ketularan jatuh cinta juga.

Nah, saya sendiri sih jadi konsumen produk perawatan tubuh, wajah, dan parfum dari The Body Shop. Jarang sekali bahkan hampir nggak pernah saya mencoba koleksi make up The Body Shop. Mengingat saat kuliah dulu saya nggak pernah pakai make up dan baru rutin memakai make up saat sudah bekerja. Itu pun tidak setiap hari saya memakainya. Dan sekarang, setelah saya mengenal dan sering 'keracunan' make up, saya lebih suka untuk eksplor produk make up dari berbagai brand kosmetik. Sampai pada akhirnya saya tertarik untuk mencoba salah satu koleksi make up dari The Body Shop. Make up dari brand kosmetik lain aja udah dicobain, make up dari brand kesayangan juga dong!


Jadi ceritanya berawal dari akhir tahun lalu, saat saya mendapat kesempatan untuk hadir dalam acara Media & Blogger Gathering yang diadakan oleh The Body Shop Plaza Ambarukmo. Dalam acara tersebut, The Body Shop Indonesia memperkenalkan trend winter make up 2017 dengan koleksi Glam Make Up Look yang terdiri dari beberapa produk antara lain The Night Is Mine Palette, Star Stamp Liner, Matte Clay Foundation, Fresh Nude Foundation, Lip Palette, Down To Earth Eye Palette, Contouring Palette dan Metal Lip Liquids. Koleksi brand kosmetik asal Inggris kali ini berkolaborasi dengan rumah mode House of Holland dan semua koleksi make up yang dihadirkan dalam koleksi ini terinspirasi dari glam rock dan disko tahun 80an.

Beberapa produk dari koleksi Glam Make Up Look yaitu The Night Is Mine Palette (kiri atas), Star Stamp  Liner (kanan atas),  Lip Palette (kiri bawah), dan Contouring Palette (kanan bawah).
foto: Instagram/@thebodyshopindo
Senangnya, saya dan teman-teman blogger di Jogja bisa berpartisipasi dalam acara tersebut dan tambah senang lagi karena kita 'kecipratan' beberapa koleksi winter make up. Saya sendiri mendapatkan produk dari koleksi glam make up berupa Matte Clay Foundation dan Metal Lip Liquids serta berbagai produk bath & care. Kebetulan sekali foundation yang biasa saya gunakan lagi habis dan saya lagi senang-senangnya mencoba lip cream dari berbagai brand, jadi kedua produk tersebut benar-benar menjadi kombinasi rezeki akhir bulan yang bertepatan dan menyenangkan! Alhamdulillah ya kan?

Oke, setelah saya mendapatkan kedua produk tersebut, saya pun mencobanya dan ini dia review singkatnya. Cekidot!

Matte Clay Skin Clarifying Foundation

Foundation ini tersedia dalam 6 pilihan warna yang sesuai untuk kulit perempuan Asia. Meski demikian, saat memilih foundation atau alas bedak jadi sesuatu yang gampang-gampang susah untuk dilakukan. Apalagi kalau kita belum terbiasa dengan merek yang kita pakai dan masih meraba-raba dengan warna foundation yang ditawarkan. Sama halnya dengan foundation yang saya dapatkan. Sekilas, saat saya amati dan sebelum saya aplikasikan ke wajah, Matte Clay Skin Clarifying Foundation tampak memiliki warna yang masih sesuai untuk pemilik kulit putih atau cool undertone. Tapi ternyata saat diaplikasikan di wajah, warnanya jadi lebih terang kalau dibandingkan dengan warna kulit saya.

Saya sendiri mendapatkan Matte Clay Skin Clarifying Foundation warna Railay Beach 014. Warna Railay Beach termasuk foundation dengan warna beige, jadi warna foundation ini sebenarnya lebih cocok untuk pemilik warna kulit wajah kuning atau cokelat. Meski warna foundation ini tidak sesuai dengan warna kulit wajah saya, saya tetap tertantang untuk mencobanya.

Matte Clay Skin Clarifying Foundation shade Railay Beach memiliki warna beige.

Awalnya, saya sengaja mengaplikasikan Matte Clay Foundation ini tanpa mencampurnya dengan foundation atau bedak yang shade-nya lebih gelap untu menguji formula serta teksturnya. Dari segi tekstur, foundation ini sebenarnya tergolong creamy dan nggak tebal sama sekali. Nah, kalau teksturnya demikian, seharusnya coverage-nya juga sempurna. Diaplikasikan satu layer aja seharusnya sudah bisa meratakan warna kulit. Tapi ternyata saat diaplikasikan di wajah saya, jadi susah diratakan dan hasil akhirnya malah mempertegas dry patches terutama di daerah pipi dan T-zone.

Padahal klaimnya sih Matte Clay Skin Clarifying Foundation memiliki hasil full coverage tapi tetap terasa ringan di kulit. Breathable formula, jadi memungkinkan kulit wajah masih bisa bernapas. Selain itu, foundation ini juga mengklaim hasil akhir matte dan tahan lama, bahkan bisa bertahan selama 24 jam pemakaian.

So, kenapa saya tidak bisa mendapatkan tampilan maksimal dari Matte Clay Skin Clarifying Foundation?

Ya, karena pada dasarnya Matte Clay Foundation diformulasikan untuk pemilik kulit berminyak dan berjerawat. Sedangkan saya sendiri memiliki jenis kulit normal-dry. So, nggak heran kalau foundation ini nggak bisa bekerja maksimal untuk pemilik kulit kering seperti saya. Ditambah lagi, bahan-bahan yang digunakan Matte Clay Skin Clarifying Foundation ini berfungsi untuk skin-clearing seperti tea tree. Bahan tersebut terkenal akan kemampuannya menyerap produksi minyak berlebih di wajah, jadi ya foundation ini akan lebih cocok bila digunakan untuk kulit wajah yang cenderung oily.

Overall, membaca klaim Matte Clay Skin Clarifying Foundation saya sangat tertarik sebenarnya, tapi sayang kurang cocok digunakan untuk pemilik kulit kering. Jadi, buat teman-teman yang memiliki kulit oily bahkan super oily, wajib mencoba foundation ini. Siapa tahu cocok dan bisa mengontrol minyak di wajah dengan sempurna kan?

Untuk harganya sendiri, Matte Clay Skin Clarifying Foundation cukup terjangkau, yakni IDR 169.000 untuk satu kemasan 30 ml. Kemasannya kecil dan isinya nggak banyak sih tapi rasanya worth it to buy kalau kualitasnya juara saat diaplikasikan di wajahmu, ya nggak?


Metal Lip Liquids

Tampilan glam-rock belum lengkap tanpa statement metallic lip. Lipstik ini tersedia dalam 6 pilihan warna yang sangat intens dan bervariasi, mulai dari warna-warna nude sampai warna bold. Saya sendiri mendapatkan warna pink nickel 025, warna yang saya sukai karena cukup aman dan masih termasuk warna soft, nude pink gitu. Pilihan warna lainnya juga nggak kalah cantik dan menurut saya karena hasil akhir warnanya cenderung metalik, sangat cocok digunakan untuk acara pesta.

Keenam warna dirilis untuk memeriahkan momen liburan akhir tahun 2017 dan dikemas dalam koleksi limited edition. Meski demikian, kemasannya nggak jauh berbeda dengan kemasan liquid matte lipstick lainnya, tapi saya cukup terkesan dengan kualitas Metal Lip Liquids dari The Body Shop ini. Bertekstur creamy, ringan dan formulanya mudah dioleskan. Hasil akhirnya matte dan cukup tahan lama, tapi sayangnya setelah beberapa jam terlihat cracking dan bikin bibir saya yang kering makin kering. Lip liquid ini juga cenderung menggumpal saat saya retouch.

Metal Lip Liquids warna pink nickel saat diaplikasikan di bibir beberapa jam terlihat cracking.
Oya, Metal Lip Liquids dari The Body Shop tidak mengandung gluten, carmine (zat pewarna serangga), serta menggunakan konsep vegan. Klaim vegan ini berarti bahan baku dan pengujiannya tidak melibatkan hewan sama sekali. Jadi kemungkinan liquid lipstick ini menggunakan ekstrak tumbuhan atau bahan kimia sebagai pengganti bahan baku hewani. 

Nah, buat teman-teman yang tertarik untuk membeli koleksi Metal Lip Liquids, harga IDR 149.000 dan bisa dibeli di seluruh store The Body Shop Indonesia dan juga di e-commerce www.thebodyshop.co.id.

So, teman-teman naksir warna Metal Lip Liquids yang mana nih? Selamat mencoba kalau gitu yah!

Metal Lip Liquids tersedia dalam 6 pilihan warna yang sangat intens dan metalik.
foto: Instagram/@thebodyshopindo

Thanks for reading and see you on my next beauty review!


You Might Also Like

0 comments

BRILIO.NET

LATEST VIDEOS

Perempuan Punya Karya