OldTown Jogja, kafe yang layak dikunjungi

18.00

OldTown Jogja

Kafe favorit buat meeting atau sekadar nongkrong bareng teman-teman. Tempatnya cozy, bersih dan Instagram-able. Fasilitas lengkap, toilet, musala, baby chair juga ada. Paling suka sama Malaysian Curry Chicken, Spicy Chicken Rendang dan Signature Seafood Pasta.

OldTown Jogja

Sejak lokasi kantor berada di daerah Yogya bagian timur, saya udah jarang banget nongkrong atau sekadar makan siang bareng teman-teman di daerah Yogya bagian utara. Ya dekat-dekat kampus Universitas Gadjah Mada gitulah. Padahal dulu saat masih kuliah di UGM, kafe atau coffee shop yang paling sering saya kunjungi pasti nggak jauh-jauh dari sekitar kampus. Sekarang kalau mau pergi ke daerah sana lebih banyak malesnya karena pasti macet dan tentu saja jauh.

Nah, beberapa waktu lalu, saya lagi pengen makan siang di daerah kampus UGM sambil ketemu sama teman-teman blogger di Yogyakarta. Wah nggak nyangka ternyata di sepanjang Jalan Kaliurang udah makin banyak aja cafe dan coffee shop yang berjejeran. Beda banget sama kondisi sepuluh tahun lalu yang masih bisa dihitung jari tuh berapa banyak cafe dan coffee shop yang jadi tempat favorit para mahasiswa. Sekarang nggak cuma kafe kekinian dan coffee shop yang menjamur, restoran cepat saji juga ada di sepanjang Jalan Kaliurang, khususnya di dekat area kampus UGM.

Saking banyaknya tempat makan, saya akhirnya memilih untuk makan siang di OldTown White Coffee yang terletak di Jalan Simanjutak. Kafe ini lokasinya sangat strategis, persis di samping Larissa Aesthetic Center, depan Sekolah Vokasi UGM. Dulu kalau teman-teman pernah nongkrong di daerah ini pasti tahu kalau nama kafe ini sebelumnya adalah Madam Tan Resto. Sekarang udah ganti namanya jadi OldTown White Coffee. Soal pergantian nama ini jujur saya juga baru tahu sih setelah makan siang di sana. Tapi kalau dilihat dari nama barunya ini sebenarnya bukan nama yang asing, terutama bagi yang pernah jalan-jalan ke Malaysia. Pasalnya, OldTown White Coffee merupakan nama toko kopi kecil yang sangat terkenal di sudut kota Ipoh.

Tentang OldTown White Coffee


Sebelum saya ngasih tahu menu makanan dan minuman yang saya coba di OldTown White Coffee Jogja, saya mau cerita dulu nih tentang sejarah kafe ini. OldTown White Coffee jadi pembicaraan banyak orang di Negeri Jiran sana karena terkenal dengan kopi putihnya yang unik dan harum. Kopi putih gimana tuh bikinnya? Jadi, pendirinya, seorang Hainanese dari Ipoh menggunakan metode unik untuk memanggang perpaduan biji kopi Liberica, Arabica dan Robusta. Perpaduan biji kopi tersebut kemudian dipanggang dengan caramel pada suhu yang tinggi. Hasil kreasi biji kopi inilah yang bikin kopi putih makin popular terutama di kalangan peminum kopi lokal.

Bisnis kopi semakin berkembang, tahun 2005 OldTown White Coffee mulai melakukan penetrasi di sekor Food and Beverage dengan membuka jaringan dan melakukan modernisasi dengan merubah konsep warung kopi tradisional Ipoh menjadi restoran modern. Sejak saat itulah OldTown White Coffee mulai mendunia dan sudah hadir di berbagai negara termasuk Indonesia. Selain membuka sejumlah gerai di seluruh dunia, OldTown White Coffee juga mengekspor minuman instant ke 13 negara dan kini mengembangkan konsep terbaru yakni konsep kafe.

OldTown Jogja

OldTown White Coffee masuk ke Indonesia pada tahun 2011 namun baru tahun 2014 membuka gerai pertamanya di Emporium Pluit Mall, Mal Taman Anggrek dan Bandara Soekarno-Hatta. Beberapa bulan setelah itu, dibuka pula gerai lainnya yang tak hanya di Pulau Jawa tapi juga kota-kota besar seluruh Indonesia. Hingga saat ini, OldTown White Coffee berhasil membuka 27 cabangnya di seluruh Indonesia. Salah satunya OldTown White Coffee Jogja Simanjutak ini.

OldTown Jogja Simanjutak

OldTown Jogja di Jalan Simanjutak mengusung konsep kafe minimalis modern yang didominasi warna putih pada interiornya. Atmosfer simple namun cerah begitu terasa saat masuk ke dalam kafe ini. Nggak salah deh kalau saya menjadikan OldTown Jogja Simanjutak sebagai salah satu tempat makan siang favorit! Nggak cuma cocok untuk sekadar makan siang santai bareng teman-teman, kafe ini juga bisa dijadikan tempat meeting bareng teman-teman kantor. Emang ada ruangan khusus untuk  meeting?

OldTown Jogja

Tenang, di lantai dua OldTown Jogja Simanjutak tersedia ruangan khusus meeting, kok. Selain fasilitas tersebut yang bikin saya salut sama kafe ini juga adanya musala. Jadi kalau lagi nongkrong atau meeting sampai berjam-jam di kafe ini, nggak perlu takut untuk meninggalkan salat. Kadang males juga kalau udah keasyikan di dalam kafe tapi harus ribet sendiri mencari masjid terdekat, ya nggak? Apalagi kalau di luar cuacanya lagi panas, tambah males deh!

OldTown Jogja

Oya, satu lagi yang bikin saya salut sama kafe ini adalah adanya fasilitas baby chair dengan jumlah yang banyak. Ya nggak banyak-banyak amat sih tapi bagi saya pribadi yang terkadang suka mengajak anak yang masih balita meeting di kafe suka males kalau ada restoran/kafe yang nggak menyediakan baby chair. Giliran ada baby chair cuma tersedia 1-2 buah kan nggak enak juga harus nunggu bahkan sampai rebutan sama pengunjung lainnya. Bener nggak tuh ibu-ibu? Jadi kalau OldTown Jogja Simanjutak menyediakan kursi duduk khusus bayi patut diacungi jempol.

OldTown Jogja

Masih ada lagi nih, buat yang suka foto-foto untuk mengisi feed Instagram juga bisa dateng ke OldTown Jogja Simanjutak. Ada beberapa spot untuk berfoto disajikan di beberapa area. Saya sendiri sih suka nuansa di lantai satu, di area tangga atau area dekat kaca di lantai dua. Maklum, menyesuaikan warna feed Instagram.

OOTD di OldTown Jogja


Menu makan siang terfavorit di OldTown Jogja

Di OldTown Jogja Simanjutak nggak hanya para pecinta kopi yang dimanjakan dengan pilihan menu khas OldTown White Coffee, tapi bagi pengunjung yang nggak suka kopi seperti saya ini juga bisa menikmati menu minuman enak lainnya. Pilihan menu makanan khas Asia juga beragam, mulai dari Malaysian Cuisine, Indonesian Favorites dan bahkan ada juga Western Delight yang dilengkapi dengan menu salad, soup, sandwich dan pasta. Lengkap deh pokoknya!

Untuk range harga minuman di kafe yang terletak di pusat keramaian ini mulai dari Rp 18.000 - Rp 53.000, sementara untuk makanannya dipatok harga mulai Rp 13.000 - Rp 65.000. Terus minuman dan makanan apa aja nih yang saya coba? Sebenarnya ada kurang lebih 10 menu yang saya coba karena memang niatnya makan bareng-bareng sama teman-teman blogger. Tapi dari sepuluh menu tersebut yang jadi favorit saya adalah...

1. Malaysian Curry Chicken (56k)


Menu OldTown Jogja


2. Spicy Chicken Rendang (56k)

Menu OldTown Jogja


3. Signature Seafood Pasta (53k)

Signature Seafood Pasta OldTown Jogja


4. Signature Chicken Noodles (56k)

Menu OldTown Jogja


5. Signature Ice Cream (38k)

Menu OldTown


Overall, lima menu makanan di atas jadi favorit saya. Tapi kalau disuruh milih saya bakalan memilih Malaysian Curry Chicken dan Signature Seafood Pasta. Kalau menu Malaysian Curry Chicken cocok saya makan pas lagi laper-lapernya. Maklum, saya ini tim belum kenyang kalau belum makan nasi. Sementara Signature Seafood Pasta cocok dijadikan pilihan kalau saya lagi pengen makan pasta yang nggak biasa. Kenapa nggak biasa? Karena pada dasarnya saya itu nggak begitu suka seafood, tapi setelah makan menu ini bikin ketagihan pengen mencoba pasta yang dihidangkan dengan bahan makanan yang nggak saya suka tapi enak rasanya. Bingung nggak tuh? Pokoknya secara umum rasanya unik dan pedesnya pas buat saya.

Malaysian Curry Chicken
Malaysian Curry Chicken jadi salah satu menu favorit di OldTown Jogja.

Untuk menu minuman sendiri saya nggak banyak mencoba, karena makanan yang saya coba udah lumayan banyak dan beragam rasanya. Jadinya siang itu saya memilih untuk minum air putih saja dan menutup makan siang dengan Signature Ice Cream sebagai dessert. Rasanya gimana? Buat saya yang suka banget sama es krim, juara deh rasanya, manis tapi nggak bikn enek makanya layak dijadikan hidangan penutup. Kalau kamu lagi nongkrong di OldTown Jogja Simanjutak cobain sendiri deh, dijamin suka!

OldTown Jogja
Signature Seafood Pasta bikin saya jadi suka sama seafood.

Oya, buat para pecinta kopi maafkan tak bisa memberikan rekomendasi minuman kopi yang enak di OldTown Jogja Simanjutak. Tapi teman-teman blogger sih banyak yang suka sama White Coffee Original, Pop Corn Latte, dan Sparkling Yuzu Coffee. Mungkin bisa teman-teman coba kalau lagi ke OldTown Jogja Simanjutak, yaa! 

Menu OldTown

Tambahan juga nih, buat pecinta kopi yang ingin menikmati kopi OldTown namun memiliki waktu terbatas, bisa membeli OldTown White Coffee Cold Brew yang dikemas dalam botol. Jadi bisa dinikmati kapan dan di mana saja.

OldTown Jogja
Nyicipin Es Cendol yang dicoba Amalia Windriani. nih.

Ok, sekian dulu ya postingan food and place kali ini. Semoga bermanfaat dan buat yang pernah makan siang di OldTown Jogja Simanjutak, kasih tahu dong menu minuman atau makanan favorit kalian...

OldTown Jogja





You Might Also Like

0 comments

BRILIO.NET

LATEST VIDEOS

Perempuan Punya Karya